𝑲𝒐𝒕𝒂 𝑻𝒆𝒓𝒂𝒑𝒖𝒏𝒈 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝑯𝒊𝒍𝒂𝒏𝒈


𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃 Di sebuah dunia yang dipenuhi keajaiban, ada legenda tentang sebuah kota yang tidak berada di daratan. 

Kota itu bernama Aveloria, kota yang melayang di atas langit dengan pulau-pulau batu raksasa yang mengambang di udara.

Konon, kota itu dibangun oleh penyihir kuno ribuan tahun lalu. Mereka menciptakan batu sihir yang mampu melawan gravitasi sehingga seluruh kota bisa terbang di antara awan.

Namun suatu hari, kota itu menghilang dari langit.

Tidak ada yang tahu ke mana perginya Aveloria.

Sebagian orang percaya kota itu hancur.

Sebagian lagi percaya kota itu masih ada… tetapi tersembunyi di tempat yang tidak bisa dijangkau manusia.
“Jika seseorang dengan hati yang berani datang ke sini, kota ini bisa hidup kembali.”
“Kamu bukan sekadar pengunjung… kamu adalah harapan baru kota langit.”

Berabad-abad kemudian, seorang pemuda bernama Elran menemukan sesuatu yang aneh.

Suatu malam saat ia sedang berjalan di padang rumput dekat desanya, ia melihat pulau batu kecil melayang di udara. Pulau itu hanya sebesar rumah, tetapi di tengahnya terdapat sebuah pintu kuno dari batu putih.

𝐁𝐚𝐜𝐚 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐋𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃 

Elran merasa aneh, tetapi rasa penasaran membuatnya mendekat.

Ketika ia menyentuh pintu itu, tiba-tiba cahaya biru muncul dan angin besar berputar di sekitarnya. Tanah di bawahnya mulai menghilang dan dalam sekejap mata Elran sudah berdiri di tempat yang berbeda.

Di depannya terbentang sebuah kota besar di atas awan.

Menara-menara tinggi menjulang di antara kabut putih, jembatan batu menghubungkan pulau-pulau yang melayang, dan air terjun mengalir dari langit seperti sungai cahaya.

Elran akhirnya menemukan Aveloria.

Namun ada sesuatu yang salah.

Kota itu sunyi.

Tidak ada manusia.

Tidak ada suara kehidupan.

Saat Elran berjalan di jalan-jalan batu kota itu, ia menemukan rumah-rumah kosong dan taman yang sudah lama tidak dirawat. Seolah-olah semua orang di kota itu menghilang dalam satu malam.

Tiba-tiba sebuah suara terdengar dari atas menara tertinggi.

“Manusia… sudah lama sekali tidak ada manusia yang datang ke sini.”

Dari kabut turun seekor burung raksasa berwarna perak dengan mata yang bersinar seperti bintang.

Makhluk itu adalah penjaga terakhir Aveloria.

Ia menjelaskan bahwa dahulu para penyihir kota menggunakan sihir yang terlalu kuat untuk mengendalikan langit. 

Kekuatan itu akhirnya menjadi tidak stabil dan memaksa seluruh penduduk kota meninggalkan Aveloria agar dunia tidak hancur.

𝐁𝐚𝐜𝐚 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐋𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃 

Namun kota itu tidak bisa turun kembali ke bumi.

Ia terjebak di langit selamanya.

Penjaga itu kemudian berkata kepada Elran,

Elran tidak mengerti bagaimana ia bisa melakukannya. Ia hanyalah pemuda biasa dari desa kecil.

Namun saat ia menyentuh batu sihir di tengah kota, batu itu tiba-tiba bersinar terang.

Pulau-pulau yang melayang mulai bergerak.

Air terjun cahaya kembali mengalir.

Dan untuk pertama kalinya setelah ratusan tahun, Aveloria kembali hidup.

Langit yang tadinya sunyi dipenuhi cahaya bintang yang lebih terang dari sebelumnya.

Penjaga kota tersenyum dan berkata,

Sejak malam itu, legenda baru mulai menyebar di dunia.

Tentang seorang pemuda yang menemukan kota yang hilang di atas awan.

Dan tentang Aveloria… kota terapung yang akhirnya tidak lagi sendirian di langit. 🌌✨

--------

𝗧𝗔𝗠𝗔𝗧

𝐁𝐚𝐜𝐚 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐋𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞LAMPU4D

𝗠𝗮𝗱𝗲 𝗯𝘆 : 𝗟𝗔𝗠𝗣𝗨𝟰𝗗

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama