𝑵𝒆𝒈𝒆𝒓𝒊 𝒅𝒊 𝑼𝒋𝒖𝒏𝒈 𝑪𝒂𝒉𝒂𝒚𝒂 𝑩𝒊𝒏𝒕𝒂𝒏𝒈

 


𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃  - Di balik pegunungan yang tak pernah disebut dalam peta, tersembunyi sebuah negeri kecil bernama Astravia. 

Negeri itu berbeda dari tempat lain, karena setiap malam langitnya dipenuhi bintang yang tampak lebih dekat, seolah bisa disentuh dengan tangan.

Di Astravia tinggal seorang anak perempuan bernama Nayla. Rambutnya hitam panjang, matanya penuh rasa ingin tahu, dan hatinya lembut seperti embun pagi. Ia tinggal bersama ayahnya, seorang pembuat lentera yang dikenal sabar dan bijaksana.

Namun Astravia memiliki satu rahasia.

Bintang-bintang di langit negeri itu bukan hanya hiasan malam. Konon, setiap bintang menyimpan harapan seseorang. Jika harapan itu dijaga dengan tulus, bintang akan tetap bersinar. Tetapi jika manusia melupakan harapannya sendiri, bintang akan perlahan padam.

Suatu malam, Nayla melihat satu bintang jatuh.

Bukan seperti meteor yang cepat melintas, melainkan perlahan… seperti air mata cahaya.

Keesokan harinya, suasana negeri terasa berbeda. Beberapa lentera tak lagi menyala, bunga-bunga terlihat layu, dan orang-orang tampak lebih murung. Nayla merasa ada yang hilang, meski ia tak tahu apa.

𝐁𝐚𝐜𝐚 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐋𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃 

Malam berikutnya, Nayla memutuskan berjalan menuju Bukit Langit, tempat tertinggi di Astravia. Dari sana, bintang terlihat paling jelas. Angin berhembus lembut, dan langit tampak lebih gelap dari biasanya.

Tiba-tiba, di antara rerumputan, Nayla melihat cahaya kecil berkelip. Ia mendekat dan menemukan sesuatu yang luar biasa.

Sebuah bintang kecil tergeletak di tanah.

Cahayanya redup, nyaris padam.

Tanpa ragu, Nayla memungutnya dan memeluknya erat. Ia tidak tahu bagaimana cara mengembalikan bintang ke langit, tapi ia tahu satu hal — bintang itu tidak boleh mati.

Malam demi malam, Nayla datang ke bukit, membawa bintang kecil itu. Ia menceritakan kisah-kisah indah, tentang impian menjadi pelukis, tentang harapannya melihat ayahnya bahagia, tentang keinginannya agar negeri tetap penuh cahaya.

Setiap kali Nayla berbicara dengan tulus, bintang itu berpendar sedikit lebih terang.

Suatu malam, ketika bulan menggantung besar dan angin terasa hangat, bintang itu bersinar sangat kuat. Cahaya menyelimuti bukit, menyebar ke seluruh Astravia.

𝐁𝐚𝐜𝐚 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐋𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃 

Langit bergetar lembut.

Bintang kecil itu terlepas dari tangan Nayla dan melayang naik, kembali ke tempatnya di antara ribuan cahaya lain.

Di saat yang sama, seluruh negeri kembali bersinar. Lentera menyala lebih terang dari sebelumnya. Bunga-bunga mekar. Orang-orang tersenyum tanpa tahu sebabnya.

Nayla berdiri diam, memandangi langit yang kini penuh cahaya.

Ia akhirnya mengerti.

Bintang tidak hanya hidup karena harapan besar.

Ia hidup karena seseorang mau menjaganya.

Sejak malam itu, Nayla sering datang ke Bukit Langit. Ia tidak lagi membawa bintang di tangannya, tapi membawa cerita, harapan, dan keyakinan bahwa selama manusia berani bermimpi, langit tidak akan pernah gelap.

Dan Astravia pun dikenal sebagai Negeri di Ujung Cahaya Bintang, tempat di mana satu hati tulus mampu menerangi seluruh dunia.

--------

𝗧𝗔𝗠𝗔𝗧

𝐁𝐚𝐜𝐚 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐋𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞LAMPU4D

𝗠𝗮𝗱𝗲 𝗯𝘆 : 𝗟𝗔𝗠𝗣𝗨𝟰𝗗



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama