𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃 - Di ujung semesta yang belum pernah dipetakan, terdapat sebuah dunia bernama Aeralith—sebuah tempat di mana langit tidak hanya berada di atas, tetapi juga di bawah, berlapis-lapis seperti cermin yang memantulkan kemungkinan tak terbatas.
Di dunia itu, gravitasi bukanlah hukum tetap, melainkan kesepakatan kuno antara makhluk hidup dan inti planet.
Pulau-pulau melayang seperti serpihan mimpi, diikat oleh akar-akar cahaya yang tumbuh dari kehampaan. Lautannya bukan air, melainkan kabut berpendar yang menyimpan ingatan siapa pun yang menyentuhnya.
Tokoh utama kita, Kael, adalah seorang “Pendengar Arus”—manusia yang mampu mendengar bisikan energi dunia.
Suatu hari, ia mendengar sesuatu yang berbeda. Bukan sekadar arus biasa, melainkan suara retakan. Dunia Aeralith, yang selama ribuan tahun stabil, mulai kehilangan kesepakatannya sendiri.
𝐁𝐚𝐜𝐚 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐋𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞: 𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃
“Langit bawah jatuh,” bisik suara itu.
Tak lama kemudian, fenomena aneh terjadi. Pulau-pulau mulai bertabrakan perlahan, akar cahaya menghitam, dan makhluk-makhluk bayangan—yang sebelumnya hanya legenda—muncul dari kabut ingatan. Mereka disebut Eidolon, entitas yang tercipta dari kenangan yang dilupakan.
Mereka menemukan bahwa inti Aeralith bukan sekadar pusat energi, melainkan sebuah kesadaran. Ia melemah karena makhluk hidup di dunia itu mulai melupakan janji awal: menjaga keseimbangan antara realitas dan imajinasi.
𝐁𝐚𝐜𝐚 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐋𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞: 𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃
Semakin banyak yang dilupakan, semakin kuat Eidolon.
Untuk memperbaiki dunia, Kael harus melakukan sesuatu yang hampir mustahil—mengembalikan kenangan kolektif seluruh Aeralith. Namun itu berarti membuka kembali rasa sakit, kehilangan, dan sejarah yang sengaja dilupakan.
Di puncak perjalanan, mereka mencapai inti dunia—sebuah bola cahaya raksasa yang berdenyut pelan seperti jantung yang lelah. Kael menyentuhnya, dan semua suara menjadi satu.
Ia punya pilihan:
Kael memilih yang kedua.
Dalam sekejap, Aeralith berubah. Langit bawah menyala kembali, pulau-pulau menemukan jalurnya, dan Eidolon… tidak menghilang, tetapi berubah—menjadi penjaga kenangan, bukan ancaman.
Dunia itu tidak lagi sempurna.
Dan Kael?
Ia menjadi bagian darinya.
--------------
