𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃 - Di balik realitas manusia yang biasa, tersembunyi sebuah dunia lain yang tidak pernah tersentuh cahaya matahari. Dunia itu dikenal dengan nama Nocturna—sebuah kota besar yang selalu diselimuti malam. Langitnya berwarna ungu gelap, dihiasi kristal-kristal bercahaya yang melayang di udara, memberikan sinar redup yang cukup untuk menerangi jalanan. Namun di kota itu, bukan hukum yang mengatur kehidupan… melainkan kekuasaan.
Nocturna tidak memiliki raja.
Tidak ada pemerintahan.
Yang ada hanyalah keluarga-keluarga mafia yang menguasai wilayah dengan kekuatan sihir kuno. Setiap keluarga memiliki kemampuan unik, kekuatan yang diwariskan turun-temurun, dan satu tujuan yang sama—menguasai kota sepenuhnya.
Di antara semua keluarga itu, satu nama berdiri paling tinggi dan paling ditakuti.
Keluarga Virell.
Dan di puncak kekuasaan keluarga itu berdiri seorang pria bernama Kael Virell.
Kael bukan sekadar pemimpin. Ia adalah simbol kegelapan itu sendiri.
Sejak kecil, Kael telah menunjukkan kemampuan yang tidak dimiliki oleh siapa pun di Nocturna. Ia memiliki kekuatan yang disebut Shadow Dominion—kemampuan untuk mengendalikan bayangan. Bayangan bukan hanya sekadar ketiadaan cahaya baginya. Mereka hidup, bergerak, dan tunduk pada perintahnya.
Dengan satu gerakan tangan, Kael bisa membuat bayangan berubah menjadi senjata tajam. Dengan satu tatapan, ia bisa menelan seluruh ruangan dalam kegelapan. Tidak ada yang berani menentangnya, karena siapa pun yang mencoba… tidak pernah terlihat lagi.
𝐁𝐚𝐜𝐚 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐋𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞: 𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃
Namun kekuatan itu bukanlah anugerah sepenuhnya.
Semakin Kael menggunakan kekuatannya, semakin besar kegelapan yang merayap ke dalam jiwanya. Sedikit demi sedikit, ia kehilangan dirinya sendiri. Emosi mulai memudar. Empati menghilang. Yang tersisa hanyalah kekuasaan… dan kehampaan.
Kael tidak pernah peduli.
Baginya, perasaan adalah kelemahan.
Hingga suatu malam, semuanya berubah.
Di bagian lain kota, jauh dari wilayah kekuasaan para mafia, hiduplah seorang gadis sederhana bernama Liora. Ia bekerja di sebuah toko herbal kecil yang hampir tidak pernah ramai. Hidupnya sederhana, jauh dari konflik, jauh dari kekerasan.
Liora berbeda dari kebanyakan orang di Nocturna.
Ia tidak takut pada kegelapan.
Ia tidak hidup dalam ambisi atau kekuasaan.
Ia hanya ingin menjalani hidup dengan tenang.
Namun tanpa ia sadari, dirinya menyimpan sesuatu yang jauh lebih berbahaya daripada senjata mana pun di kota itu.
Sebuah kekuatan yang telah lama hilang.
Lumina Core.
Kekuatan cahaya murni yang konon mampu menetralkan bahkan kegelapan paling pekat sekalipun.
Malam itu, takdir mempertemukan dua dunia yang seharusnya tidak pernah bersinggungan.
Liora tersesat.
Langkahnya membawanya masuk ke wilayah yang dilarang—markas Keluarga Virell. Saat itu, suasana di sana tidak seperti biasanya. Bangunan rusak, tanah retak, dan udara dipenuhi energi yang tidak stabil.
Di tengah kehancuran itu, berdiri Kael.
Namun ia tidak seperti biasanya.
Bayangan di sekitarnya bergerak liar, tidak terkendali. Tubuhnya diselimuti kegelapan yang seolah hidup. Matanya berubah menjadi hitam pekat, tanpa sisa kemanusiaan.
Ia kehilangan kendali.
Para anak buahnya hanya bisa berdiri dari jauh, tidak berani mendekat.
Mereka tahu, jika terlalu dekat… mereka akan mati.
Namun Liora justru melangkah maju.
Tanpa rasa takut.
Tanpa ragu.
“Berhenti…” suaranya pelan, hampir tidak terdengar.
Namun cukup untuk membuat Kael menoleh.
Untuk pertama kalinya, seseorang berani mendekatinya dalam kondisi seperti itu.
“Pergi…” suara Kael berat dan dingin.
Namun Liora tidak mundur.
Ia mengulurkan tangannya.
Dan ketika jari mereka bersentuhan—
sesuatu terjadi.
Cahaya muncul.
Kecil, lembut, namun cukup kuat untuk menghentikan bayangan yang mengamuk di sekitar Kael. Kegelapan yang tadinya liar perlahan mereda. Matanya kembali normal.
𝐁𝐚𝐜𝐚 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐋𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞: 𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃
Keheningan menyelimuti tempat itu.
Kael menatap Liora dengan ekspresi yang belum pernah ia tunjukkan sebelumnya.
Ia tidak mengerti.
Tidak ada yang pernah mampu menyentuhnya seperti itu.
Tidak ada yang pernah bisa menghentikan kegelapannya.
Namun gadis ini… melakukannya hanya dengan satu sentuhan.
Sejak malam itu, hidup Kael berubah.
Ia mulai mencari Liora.
Bukan untuk menguasainya.
Bukan untuk menghancurkannya.
Melainkan untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi.
Liora, di sisi lain, tidak pernah benar-benar mengerti siapa Kael.
Ia tahu pria itu berbahaya.
Namun ia juga tahu… di balik semua kegelapan itu, ada sesuatu yang terluka.
Hari demi hari berlalu.
Hubungan mereka semakin dekat, meski berada di dunia yang berbeda.
Namun Nocturna bukan tempat yang membiarkan sesuatu seperti itu terjadi begitu saja.
Kabar tentang gadis dengan kekuatan cahaya menyebar dengan cepat.
Dan di kota itu, cahaya adalah ancaman.
Keluarga-keluarga mafia lain mulai bergerak.
Jika mereka bisa mendapatkan Liora, mereka bisa menghancurkan Kael.
Dan jika tidak…
mereka akan memastikan gadis itu tidak pernah ada.
Malam itu, Liora diculik.
Dan untuk pertama kalinya, Kael merasakan sesuatu yang ia pikir telah lama hilang.
Ketakutan.
Bukan karena dirinya.
Tapi karena kehilangan seseorang.
Seluruh Nocturna berubah.
𝐁𝐚𝐜𝐚 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐋𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞: 𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃
Bayangan bangkit dari setiap sudut kota, mengikuti perintah Kael. Jalanan menjadi gelap. Udara terasa berat. Tidak ada tempat untuk bersembunyi.
Kael tidak lagi bertarung sebagai seorang Don.
Ia bertarung sebagai sesuatu yang lebih dari itu.
Sesuatu yang bahkan kegelapan pun takuti.
Satu per satu musuhnya jatuh.
Tidak ada yang bisa menghentikannya.
Hingga akhirnya, ia menemukan Liora.
Dalam keadaan lemah, namun masih hidup.
Kael mendekat, memutuskan rantai yang mengikatnya.
“Aku di sini,” katanya pelan.
Namun sebelum semuanya berakhir, serangan terakhir datang.
Sebuah artefak kuno diaktifkan.
Cahaya yang menghancurkan bayangan meledak, langsung mengenai Kael.
Tubuhnya mulai hancur.
Kegelapan di dalam dirinya berbalik menyerangnya.
Liora panik.
Tanpa berpikir panjang, ia memeluk Kael.
Dan untuk pertama kalinya, kekuatannya bangkit sepenuhnya.
Cahaya menyelimuti mereka berdua.
Hangat.
Murni.
Dan kuat.
Cahaya dan kegelapan bertabrakan… lalu menyatu.
Ketika semuanya berakhir, Kael masih hidup.
Namun kegelapannya tidak lagi liar.
Ia menjadi seimbang.
Tidak lagi menghancurkan.
Melainkan… melindungi.
Sejak saat itu, Nocturna berubah.
Tidak lagi hanya dipenuhi kegelapan.
Untuk pertama kalinya, cahaya hadir di kota itu.
Dan di tengah perubahan itu, Kael dan Liora berdiri bersama.
Bukan sebagai penguasa dan rakyat.
Bukan sebagai kegelapan dan cahaya.
Melainkan sebagai dua jiwa yang saling melengkapi.
Di dunia yang penuh kekuasaan dan ketakutan…
mereka menciptakan sesuatu yang tidak pernah ada sebelumnya.
Harapan.
--------------
