𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃 - Di sebuah dunia yang tersembunyi di balik bayangan waktu, terdapat kerajaan bernama Velmora—tempat di mana waktu tidak berjalan lurus, melainkan berputar seperti spiral yang tak pernah benar-benar kembali ke titik awal.
Di Velmora, setiap orang memiliki “Jam Jiwa”, sebuah simbol bercahaya di tubuh mereka yang menunjukkan sisa waktu hidup—bukan dalam angka, melainkan dalam warna. Semakin redup warnanya, semakin dekat seseorang pada akhir takdirnya.
Tokoh utama, Arsen, adalah seorang “Pemahat Waktu”—individu langka yang mampu menyentuh aliran waktu dan mengubahnya, meski dengan risiko besar. Namun ada satu hal aneh tentang dirinya: Jam Jiwanya tidak memiliki warna sama sekali.
Ia dianggap anomali.
Suatu malam, ketika langit Velmora terbelah oleh fenomena yang disebut “Retakan Kronos”, Arsen melihat sesuatu yang tak seharusnya ada—bayangan dirinya sendiri… namun lebih tua, lebih dingin, dan membawa kehancuran.
𝐁𝐚𝐜𝐚 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐋𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞: 𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃
Bayangan itu hanya berbisik:
“Semua waktu akan berhenti… karena kamu.”
- Elira, penjaga menara jam utama yang mampu membaca masa depan melalui detak waktu
- Kaelor, seorang pemburu bayangan waktu yang membenci para Pemahat karena dianggap merusak keseimbangan
- Mengorbankan dirinya untuk menutup semua retakan dan mengembalikan Velmora ke satu garis waktu
- Atau membiarkan waktu runtuh, menciptakan dunia baru tanpa batas… namun penuh ketidakpastian
melainkan untuk membebaskannya.
Namun dari kehancuran itu, lahirlah dunia baru—
di mana waktu tidak lagi mengikat siapa pun.
x
Sejak saat itu, waktu di Velmora mulai kacau. Hari bisa berlangsung hanya beberapa menit, atau sebaliknya, satu detik terasa seperti berjam-jam. Orang-orang terjebak dalam loop waktu, mengulang momen yang sama tanpa sadar.
𝐁𝐚𝐜𝐚 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐋𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞: 𝐋𝐀𝐌𝐏𝐔𝟒𝐃
Arsen kemudian bertemu dengan dua sosok penting:
Dari mereka, Arsen mengetahui sebuah rahasia besar:
Dan kunci untuk membuka—atau menghancurkan—penjara itu… adalah Arsen.
Semakin ia mencoba memperbaiki waktu, semakin besar retakan yang muncul. Setiap perubahan kecil menciptakan versi realitas baru yang saling bertabrakan.
Pada akhirnya, Arsen dihadapkan pada pilihan yang tak terelakkan:
Dalam pertempuran terakhir di Menara Kronos, Arsen akhirnya menyentuh inti waktu itu sendiri.
Dan saat semua berhenti—
ia membuat keputusan.
Bukan untuk menyelamatkan waktu…
Velmora hancur.
Dan di suatu tempat, jauh dari reruntuhan realitas lama, seorang anak lahir tanpa Jam Jiwa…
…dengan mata yang berkilau seperti awal dari segalanya.
--------------
